SIM,Kiki,hapzi Ali, informasi dalam pelaksaanya ,Universitas Mercubuana 2017
Informasi Dalam Pelaksanaanya
Di susun oleh
kiki oktavi yanes
manajemen hubungan dengan pelanggan (Customer Relationship Management : CRM), memiliki fungsi yang strategis dalam persaingan bisnis yang semakin kompetitif saat ini, kenapa demikian, jelaskan dan beri contoh implementasinya.
1 CRM adalah sebuah pendekatan baru dalam mengelola hubungan korporasi dan pelanggan pada level bisnis sehingga dapat memaksimumkan komunikasi, pemasaran melalui pengelolaan berbagai kontak yang berbeda dengan pelanggan. Pendekatan ini memungkinakn untuk mempertahankan pelanggan dan memberikan nilai tambah terus menerus pada pelanggan, selain juga memperoleh keuntungan yang berkelanjutan.
Hal yang perlu dipahami adalah bahwa dari luar, pelanggan yang
berinterkasi dengan perusahaan hanya memahami bisnis yang dilakukan oleh
perusahaan sebagai satu entitas, tidak lebih; meskipun pelanggan juga
berinteraksi dengan sejumlah pekerja yang berbeda peran dan departemennya.
Semua itu tetap dianggap sebagai satu kesatuan. Dengan CRM, dukungan pada
proses bisnis, informasi tentang pelanggan dan interaksinya dapat dimasukkan,
disimpan, diakses oleh semua staf pada berbagai unit kerja dengan tujuan untuk
meningkatkan layanan yang diberikan pada pelanggan, dan menggunakan informasi
kontak pelanggan untuk target pemasaran.
CRM (customer relationship management) mengkombinasikan kebijakan, proses,
dan strategi yang diterapkan organisasi menjadi satu kesatuan yang digunakan
untuk melakukan interaksi dengan pelanggan dan juga untuk menelusuri informasi
pelanggan. Pada era saat ini, implementasi CRM selalu akan menggunakan
teknologi informasi untuk menarik pelanggan baru yang mengguntungkan,
hingga mereka memiliki keterikatan pada perusahaan.
Konsep ini juga banyak digunakan sebagai sebuah terminologi pada industri
informasi sebagai sebuah metodologi, piranti lunak, dan bahkan sebagai
kapabilitas internet yang membantu korporasi mengelola hubungan pelanggan.
Piranti ini memungkinkan korporasi untuk menjelaskan hubungan secara cukup
rinci sehingga manajemen, staf penjualan, staf pelayanan, dan bahkan pelanggan
dapat secara langsung mengakses informasi, menyesuaikan kebutuhan antara
kebutuhan dan produk, pengingatan pelanggan pada layanan tertentu, dan
sebagainya. Dalam pengembangan piranti lunak CRM harus dilakukan pendekatan
yang holistik. Terkadang inisiatif implementasi piranti lunak CRM gagal
dilakukan karena hanya terbatas pada instalasi piranti saja, tanpa
memperhatikan konteks, dukukangan dan pemahaman staf, dan pemenfaatan
sepenuhnya sistem informasi.
Fungsi CRM
Fungsi CRM
Mengidentifikasi
faktor-faktor yang penting bagi pelanggan.
Mengusung
falsafah customer-oriented (customer centric)
Mengadopsi
pengukuran berdasarkan sudut pandang pelanggan
Membangun
proses ujung ke ujung dalam melayani pelanggan
Menyediakan
dukungan pelanggan yang sempurna
Menangani
keluhan/komplain pelanggan
Mencatat
dan mengikuti semua aspek dalam penjualan
Membuat
informasi holistik tentang informasi layanan dan penjualan dari pelanggan.
Manfaat
CRM
Mendorong
Loyalitas pelanggan Aplikasi CRM memungkinkan perusahaan untuk
mendayagunakan informasi dari semua titik kontak dengan pelanggan, baik via
web, call center, ataupun lewat staff pemasaran dan pelayanan di
lapangan.Konsistensi dan aksepsibilitas informasi ini memungkinkan penjualan
dan pelayanan yang lebih baik dengan berbagai informasi penting mengenai
pelanggan itu.
Mengurangi
biaya Dengan kemampuan swalayan dalam penjualan dan pelayanan pelanggan,
ada biaya yang bisa dikurangi.Misalnya dengan memanfaatkan teknologi
web.Aplikasi CRM juga memungkinkan penjualan atau pelayanan dengan biaya lebih
murah dalam sebuah skemaprogram pemasaran yang spesifik dan terfokus.Tertuju ke
pelanggan yang tepat dan pada waktu yang tepat pula.
Meningkatkan
efisiensi operasional Otomasi penjualan dan proses layanan dapat
mengurangi resiko turunnya kualitas pelayanan dan mengurangi beban cash flow.
Penggunaan teknologi web dan call center misalnya, akan mengurangi hambatan
birokrasi dan biaya serta proses administratif yang mungkin timbul.
Peningkatan
time to market Aplikasi CRM memungkinkan kita membawa produk ke pasar
dengan lebih cepat dengan informasi pelanggan yang lebih baik, adanya data
trend pembelian oleh pelanggan, sampai integrasi dengan aplikasi ERP untuk
keperluan perencanaan yang lebih baik.Dengan kemampuan penjualan di web, maka
hambatan waktu, geografis, sampai ketersediaan sumber data dapat dikesampingkan
untuk mempercepat penjualan produk tersebut.
Peningkatan
pendapatan Aplikasi CRM menyediakan informasi untuk meningkatkan
pendapatan dan keuntungan perusahaan. Dengan aplikasi CRM, perusahaan dapat
melakukan penjualan dan pelayanan melalui website sehingga peluang dari
penjualan secara global tanpa perlu menyediakan upaya khusus untuk mendukung
penjualan dan pelayanan tersebut.
Untuk
membangun strategi CRM yang efektif, ada 4 langkah penting yang harus dilakukan
yaitu :
Mengidentifikasi
karakteristik dari setiap pelanggan.
Membuat
model dari nilai setiap segmen pelanggan.
Menciptakan
strategi yang proaktif dan rencana pelaksanannya atau metode bisnisnya, yang
dapat menjawab kebutuhan pelanggan, dimulai dengan segmen pelanggan yang paling
potensial.
Mendesain
ulang struktur perusahaan sepanjang diperlukan, proses kerja, teknologi dan
sistem penghargaan untuk pelanggan dalam rangka mengimplementasikan strategi
peningkatan hubungan dengan pelanggan.
MENGIMPLEMENTASIKAN
CRM
strategi
tingkat korporasi, yang berfokus pada pembangunan dan pemeliharaan hubungan
dengan pelanggan. Beberapa paket perangkat lunak telah tersedia dengan
pendekatan yang berbeda-beda terhadap CRM. Bagaimanapun, CRM bukanlah teknologi
itu sendiri, tapi ia adalah pendekatan holistik terhadap falsafah organisasi,
yang menekankan hubungan yang erat dengan pelanggan. CRM mengurus filosofi
organisasi pada semua tingkatan, termasuk kebijakan dan proses, customer
service, pelatihan pegawai, pemasaran, dana manajemen sistem dan informasi.
Sistem CRM mengintegrasikan pemasaran, penjualan, dan customer service dari
ujung ke ujung.
terima kasih pak
terima kasih pak
jelaskan Sistem Proses Transaksi (seperti gambar 8.1. A
Model of Transaction Processing System) pada modul atau slide MS. Power
Point Minggu 9 ini) dan bagaimana implementasinya pada perusahaan saudara atau
boleh di asumsikan dengan asumsi yang logis dan relevan.
1. jelaskan Sistem Proses Transaksi ?
Sistem pemrosesan transaksi berasal dari istilah transaction processing system ( TPS ) adalah bentuk sistem informasi paling sederhana karena fungsinya adalah mencatat data, memproses data, dan menghasilkan informasi baku. Sistem pemrosesan transaksi ( SPT) selalu dimiliki oleh entitas ( perusahaan, organisasi, instansi pemerintah ).
1. jelaskan Sistem Proses Transaksi ?
Sistem pemrosesan transaksi berasal dari istilah transaction processing system ( TPS ) adalah bentuk sistem informasi paling sederhana karena fungsinya adalah mencatat data, memproses data, dan menghasilkan informasi baku. Sistem pemrosesan transaksi ( SPT) selalu dimiliki oleh entitas ( perusahaan, organisasi, instansi pemerintah ).
Dibandingkan
dengan sistem informasi yang lain SPT memang lebih dibutuhkan perusahaan karena
berfungsi merekam semua aktiva yang ada di dalam perusahaan dan berbagai
kejadian yang ada di dalamnya. SPT dapat diselenggarakan secara manual dan
komputerisasi. Namun dalam era sekarang ini tidak mungkin sebuah perusahaan
tidak menggunakan komputer untuk mengolah data. Bila dijalankan dengan baik
maka SPT akan memberikan manfaat besar bagi perusahaan.
Contoh:
Sebuah
perusahaan jasa listrik daerah ( PLD ). Setiap bulan para pelanggan dikirimi
tagihan pemakaian listrik masing – masing. Seorang pelanggan dapat membayarnya
melalui berbagai cara yaitu melalui kantor – kantor PLD ( tidak harus kantor
cabang tempat ia mendaftar ), melalui ATM, internet banking, sms banking yang
sudah banyak disediakan para operator seluler.
Pelanggan
juga tidak harus membayar persis jumlah tagihan yang diterimanya. Misalnya
seorang pelanggan ditagih Rp 82.500 dia dapat saja membayar Rp 80.000 dulu atau
Rp100.000 sekaligus, agar pihak PDL tidak bingung, karena bila pembayaran
kurang sisanya akan ditambahkan pada tagihan bulan berikutnya dan bila
pembayaran lebih akan dipotongkan pada bulan berikutnya.
Bila
karena suatu hal pelanggan tidak membayar tagihan pada satu bulan, PLD tidak
akan langsung mematikan aliran listriknya tetapi akan memeriksa dulu data
pelanggan bersangkutan, bila pelanggan tersebut adalah pelanggan lama maka PLD
akan menelfon untuk mengetahui apakah pelanggan tersebut memiliki masalah dan
akan membantunya, begitupula bila ia pelanggan baru. Jadi dengan basis data
yang baik, pelanggan akan mendapatkan pelayanan yang baik.
bagaimana implementasinya pada perusahaan saudara atau boleh di asumsikan dengan asumsi yang logis dan relevan. ?
perusaha saya merupakan perusahan barang pecah belah atau bisa di sebut dengan barang barang alat rumah tangga yang di pergudangan kosambi 2 , di tangerang daerah dadap ..
di dalam proses implemntasi di dalam perusahaan saya ,
1 . data base tentang barang” dari china ke Indonesia , dengan data data tersebut banyak barang” yang kurang bahkan lebih dari barang dari china nya
2 data PO ( PURCISE ORDER ) dengan sales menjual nya produk tersebut . dengan data PO tersebut perusahaan dapat melihat berapa banyak produk yang di jual oleh sales
3 cara proses transaksi secara relevan dan logis
1 sales mengorder ,
2 membuat PO
3 Piutang perusahaan lain selama 2 bulan
4 pembayaran jatuh tempo selama 2 minggu
5 dengan pembayaran lewat giro dan cek sesuai perjanjian
terima kasih pak

Komentar
Posting Komentar